Pandemi COVID-19, Webinar Semakin Bersinar

webinar uin walisongo


Pandemi COVID-19 yang terjadi akhir tahun 2019 telah memporak-porandakan perekonomian dunia, tak terkecuali Indonesia. Beberapa sektor seperti perekonomian, pendidikan dan kesehatan hampir lumpuh karena virus ini. 

Pemerintah Indonesia pun gencar melakukan pencegahan agar virus mematikan ini tidak menyebar, salah satunya dengan melarang kegiatan yang mengumpulkan banyak massa. 

Karena kebijakan ini, banyak karyawan terpaksa harus melakukan work from home, para siswa dan guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar  dari rumah dan sejumlah rencana kegiatan yang telah diagendakan jauh-jauh hari terpaksa harus ditunda atau dibatalkan.

Kondisi yang tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir ini membuat aktivitas masyarakat berubah. Masyarakat harus beradaptasi dan menyesuaikan dengan kebiasaan baru, melakukan aktivitas di dalam rumah dan keluar rumah hanya untuk hal penting. 

Masyarakat juga dituntut kreatif agar tetap produktif selama pandemi, salah satunya dengan mengikuti webinar.

Menurut Wikipedia, Webinar (akronim dari web seminar) adalah istilah umum dalam dunia kajian yang merujuk kepada kegiatan seminar yang dilakukan secara daring, menggunakan situs web atau aplikasi tertentu berbasis internet. 

Cara ini memungkinkan pembicara atau pengisi materi membagikan informasi mereka jarak jauh, lewat internet maupun media elektronik lainnya. 

Selain untuk kepentingan kajian akademik, webinar juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan marketing, koordinasi antar lembaga, dan pembelajaran jarak jauh. Untuk webinar terbatas, agar dapat berpartisipasi secara aktif, peserta webinar biasanya mendaftar terlebih dahulu.

Cukup bermodalkan laptop atau Smartphone dan jaringan internet kita bisa mengikuti webinar dimanapun dan kapanpun. Webinar bukanlah sebuah hal baru, beberapa tahun belakangan banyak kita temui kegiatan webinar di sosial media. 

Dengan mengikuti webinar kita tidak perlu datang lagi di tempat seminar dan hanya duduk di depan komputer kita bisa mengikuti seminar secara langsung dan tatap muka.

Banyak manfaat yang diperoleh dari webinar saat pandemi salah satunya yaitu : 
  • fleksibel, kita bisa mengikuti seminar dirumah, sesuai anjuran pemerintah kita harus tetap dirumah.
  • Bisa berinteraksi dan berdiskusi dengan banyak orang tanpa harus tatap muka secara langsung berbasis virtual.
  • Di masa pandemi kita tetap dapat Pengetahuan baru tentang  tentang fenomena yang kita alami sekarang.


Jenis-jenis webinar

Ada dua jenis webinar yaitu Web conference (video conference) dan Web broadcast (webcast)
  1. Web conference sendiri salah satu jenis yang banyak di pakai di web seminar. Jenis web seminar ini hanya diakses puluhan hingga ratusan orang saja. Seperti yang kita ikuti di aplikasi seperti Zoom atau Google Meet Web broadcast (webcast)
  2. Selain web conference, ada juga web broadcast. Yang menjadi perbedaan mendasar anatara dua jenis seminar ini adalah jumlahnya, jika web conference hanya bisa memuat puluhan hingga ratusan orang
Web broadcast dapat memiliki jumlah peserta hingga ribuan orang. Tentu saja untuk aplikasi seperti Zoom atau Google Meet, tidak bisa mengakomodir web broadcast. Website seperti YouTube dan jauh lebih mudah mengakomodir hal ini.

Semakin menjamurnya kegiatan-kegiatan webinar dimasa pandemi merupakan fenomena yang cukup menarik. Hal ini terbukti dalam situasi dan kondisi yang tidak menentu tidak menutup kemungkinan untuk tetap mengikuti perkembangan zaman. 

Seminar yang semula dilaksanakan secara langsung oleh instansi-instansi atau lembaga-lembaga, baik pemerintah maupun swasta, saat ini telah ‘berubah wujud’ menjadi webinar. Secara prinsip tetap sama, keduanya sama-sama menyampaikan dan membahas permasalahan-permasalahan tertentu sesuai bidangnya. 
Reactions

Post a comment

0 Comments