Pengajian Online Menjadi Tren Pasca Covid-19

pengajian online - mahasiswa uin walisongo

 
Kendal - Di masa pandemi virus corona sekarang ini, terjadi perubahan yang cukup signifikan dalam kehidupan masyarakat. Perubahan yang mengandalkan teknologi baik berupa media sosial maupun media online lainnya yang berbasis virtual.

Ya, dakwah ataupun pengajian secara otomatis juga ikut terpengaruh yang biasanya dilakukan tatap muka dengan banyak orang sekarang berubah melalui media sosial atau media online.
Era baru oengajian dimasa pandemi ini dianggap cukup efektif dan efisien guna menyikapi kebijakan jaga jarak (physical distancing) ataupun menjauhi kerumunan (sosial distancing).

Dengan hal ini membuat Septiyanto Pandhu Pradana memfasilitasi Kajian Kitab Fathul Mu’in dengan menayangkan di channel youtube “Septi Yanto” pada 20 November 2020. Dengan pembahasan tentang “Surah Al Fatihah yang Menjadi Rukun di dalam Sholat Fardhu”. 

Hal ini dilakukan Septiyanto Pandhu Pradana agar masyarakat tetap mendapatkan ilmu rohani pada saat seperti saat ini. “Masyarakat juga butuh meningkatkan pengetahuan tidak hanya duniawi melainkan rohani juga perlu, maka saya menfasilitasi kegiatan ini bertujuan agar masyarakat tetap bisa mendapatkan pengetahuan rohani dari rumah masing-masing dan untuk menyikapi kebijakan pemerintah tentang social distancing dan physical distancing.” Ujar pandhu.

Pandemi seperti saat ini sangat mengubah pola pikir semua masyarakat banyak kegiatan yang batasi agar tidak menyebarkan pandemi ini, dan penlis mengajak kalian agar tetap taati kebijakan pemerintah dan selalu berdoa agar pandemi ini cepat berlalu dan bisa beraktifitas seperti biasanya.
Reactions

Post a comment

0 Comments