Sampah bukan Masalah, tetapi Sampah Membawa Berkah
Fiki Millati(1703096082)
KKN RDR Ke-75 UIN Walisongo Semarang
Kelompok 110 Tegal Selatan

Sampah sampai saat ini masih menjadi masalah yang sering dianggap sebagai barang yang tidak berguna dan harus dibuang, hal ini sebenarnya hal yang  salah atau hal yang keliru jika masyarakat memahami dan menyadari betapa sangat berharganya sampah tersebut walupun pada akhirnya juga dapat merusak lingkungan sekitar. 

Sampah bila dibuang sembarang akan menjadi sumber pencemaran lingkungan dan kan membawa adanya sumber penyakit, sampah jika penaganannya tidak baik juga dapat mengakibatkan dampak buruk bagi lingkungan

Seringkali kami lihat sampah yang menumpuk disaluran air yang mengakibatkan saluran air menjadi tidak lancar atau tersumbat hal ini mengakibatkan adanya banjir, pemandangan disekitar menjadi kurang indah dipandang karena tercecernya samapah disekitar lingkungan. 

Oleh karena itu untuk menjaga lingkungan menjadi bersih dan lingkungan sekitar agar terhindar dari berbagai adanya penyakit, dan mengurangi banyaknya sampah tercecer salah satunya adalah memperdayakan adanya Bank Sampah.

Bank sampah adalah salah satu tempat yang digunakan untuk mengumpulkan sampah rumahan yang sudah dipilah, dan hasil pemilahan sampah ini akan disetorkan ketempat pengolaan sampah. 

Bank sampah ini dikelola menggunakan sistem perbankan yang dikelolan oleh petugas yang sukarelawan. 

Penyetor sampah sendiri adalah warga masyarakat setempat serta akan mendapat buku tabungan seperti orang yang menabung dibank.

Tujuan utama pendiri Bank sampah adalah untuk membantu menagani pengelolan sampah yang ada di Indonesia. 

Dan tujuan bank sampah sendiri juga untuk menyadarkan warga masyarakat setempat agar lingkungan menjadi bersih dan sehat.

Setiap satu bulan sekali masyarakat akan menyetorkan sampah berupa sampah anorganik berupa botol plastik, kardus dan ditukarkan menjadi menjadi uang, tetapi uang tersebut akan di tabungkan kepada pendiri sampah tersebut.sampah botol plastik setiap 1 kg akan mendapat uang senilai 5000. 

Adapun pengambilan uang tabungan samaph tersebut diambil minimal setiap satu tahun sekali.

Sedangan untuk pemilahan sampah organik sendiri seperti sisa makanan, sayuran dan buah-buahan dapat dikumpulkan menjadi maghot, maghot merupakan hewan kecil yang serupa dengan belatung maghot ini biasanya bertahan hidup di air. 

Untuk sisten pengolahanya sisa makanan tersebut dimasukan kedalam drim yang akhirnya akan menjadi asupan maghot. 

alam perharinya maghot tersebut akan menghasilkan kurang kebih 2 ton sampah sisa makanan organik.

Salah satu bank sampah yang ada dikecamatan Bumijawa desa Dukuh Tere  merupakan bank sampah Nurul Hikmah, bagi masyarakat yang ingin menjadi nasabah dapat mengunjungi bank sampah Nurul Hikmah.

Oleh karena itu, mari kita lindungi Bumi ini dengan membuang sampah pada tempatnya, itu kita sudah menjadi manusia.

Penulis : Fiki Millati

Write A Comment